Mugabe: Mahkamah Internasional Tutup Mata Kejahatan Barat

JagoanBerita.com, New York: Pemimpin Zimbabwe Robert Mugabe, Kamis (22/9), menuduh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menutup mata terhadap kejahatan yang dilakukan para pemimpin Barat.
Hal itu disampaikan Mugabe dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Ia mengatakan, ICC tak dipercaya di Afrika. “Pengadilan tersebut tampaknya ada hanya untuk orang yang diduga sebagai pelanggar di dunia berkembang, kebanyakan dari mereka orang Afrika,” katanya.
“Para pemimpin negara kuat di Barat yang bersalah melakukan kejahatan internasional, seperti (mantan Presiden AS George) Bush dan (mantan perdana menteri Inggris Tony) Blair, didiamkan
saja. Keadilan selektif semacam itu telah mengikis kepercayaan Afrika pada ICC,” kata Mugabe.
Selama ini, George Bush dan Tony Blair banyak mendapat kecaman dari para aktivis kemanusiaan. Mereka dinilai bersalah karena mendalangi serbuan ke Irak, 2003 silam.
ICC mengeluarkan dakwaan terhadap Presiden Sudan Omar al-Bashir atas dugaan pemusnahan suku bangsa di Darfur. Baru-baru ini, pemimpin terguling Libya Moammar Khadafi juga dicari ICC.
Mugabe juga mengecam serangan udara NATO di Libya, yang disahkan oleh resolusi PBB. “Dulu, Bush dan Blair adalah pembohong karena melontarkan tuduhan tanpa dasar mengenai kepemilikan senjata pemusnah massal oleh Irak,” kata Mugabe.
“Kini, negara-negara NATO pendusta itu, juga melakukan tuduhan tanpa dasar mengenai pemusnahan warga sipil oleh Khadafi,” jelas Mugabe. (Ant/******)
Mugabe: Mahkamah Internasional Tutup Mata Kejahatan Barat
Keywords: Barat, Internasional, Kejahatan, Mahkamah, Mata, Mugabe, tutup